Rabu, 31 Juli 2019

4 Pantai di Banyuwangi Yang Harus Kamu Kunjungi

Banyuwangi, sebuah Kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini menyimpan banyak pesona.
Tak cuma soal budaya yang dikenal, seperti Suku Osing, Tari Gandrung, hingga ke karnaval Banyuwangi Ethno Carnival-nya saja. Di Banyuwangi juga terdapat pantai-pantai indah yang layak untuk kita kunjungi.
Bahkan beberapa di antaranya sudah diakui dunia, sebagai tempat berselancar terbaik di Pulau Jawa.
Nah, berikut ini adalah empat pantai indah di Banyuwangi yang harus Sobat Pesona kunjungi:
Pantai Merah
Pantai Pulau Merah berada di ujung selatan Banyuwangi. Lalu, kenapa diberi nama Pulau Merah?
Jawabannya ada pada bukit kecil yang berada di tengah laut. Menurut masyarakat sekitar, tanah yang berada di bukit kecil itu, berwarna merah. Namun, karena banyaknya pohon, tidak terlihat persis warna merah di bukit itu.
Pantai di Pulau Merah sering memancarkan warna merah ketika sore hari. Ini karena pasir basah yang terkena pancaran sinar matahari.
Ombaknya yang indah dan aman digunakan untuk menikmati air laut, membuat surfer dari mancanegara atau pun domestik, menguji kemampuannya dalam menaklukkan ombak-ombak tersebut.
Teluk Hijau
Teluk Hijau atau kerap dikenal Green Bay ini menawarkan teluk yang dikelilingi hijaunya hutan, dengan pasir putih serta air laut berwarna kehijauan. Warna air laut yang berwarna hijau ini disebabkan alga yang tumbuh di dasarnya.
Dulu, teluk itu hanya bisa dinikmati dari jauh oleh wisatawan yang mengunjungi Taman Nasional Meru Betiri menuju Pantai Sukamade. Kini, kita bisa langsung menginjakkan kaki di pasir pantai yang lembut ini, meskipun harus menempuh perjalanan yang cukup melelahkan.
Saat menjejakkan kaki di area pantai Teluk Hijau, kita akan merasakan sendiri pasir putih yang sangat lembut, seperti berjalan di atas tepung. Di sini kita bisa berenang bahkan snorkeling dengan cukup aman. Apalagi panorama sekitar pantai yang sepi dikelilingi rimbunnya hutan membuat kita betah berlama-lama di pantai ini.
Pantai Bama
Sebagian besar area pantai Bama masih termasuk dalam area konservasi di Taman Nasional Baluran, terutama di bagian hutan mangrove yang sangat rimbun dan terjaga.
Di area pantai Bama terdapat area hutan mangrove di sisi kanan pantai, untuk menikmatinya kita cukup berjalan di dek kayu yang berada di tengah jajaran mangrove teduh dan hijau segar. Jalur mangrove ini akan berujung ke sebuah dermaga yang menjorok ke laut dengan pemandangan yang menakjubkan.
Menyusuri pantai Bama tidak lengkap tanpa berhenti di spot-spot Instagenik di sepanjang garis pantai. Ada ayunan yang tergantung di pohon, ranting besar yang teronggok layaknya kursi dan jembatan kayu. Bersiaplah juga mendapat “teman baru” di sini. Berbagai jenis kera yang aktif mencari kepiting mungkin akan mencoba berkenalan juga dengan Sobat Pesona.
Pantai Sukamade
Pantai Sukamade berjarak sekitar 97 kilometer (km) dari pusat Kota Banyuwangi, tepatnya di wilayah Dusun Sukamade, Desa Barongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.
Pantai tersebut bisa ditempuh sekitar 5 jam perjalanan dengan akses jalan yang cukup ekstrem dan memacu adrenalin.
Pantai Sukamade dikenal sebagai tempat penangkaran penyu di Banyuwangi, dan masuk ke kawasan Taman Nasional Meru Betiri. Sudah ribuan tahun Pantai Sukamade menjadi tempat berkembang biaknya penyu. Bahkan, penyu yang berasal dari Samudera Pasifik dan Samudra Hindia juga bisa ditemukan di pantai ini.
Hal itu tidak lepas dari lokasi pantai Sukamade yang terpencil, sehingga penyu-penyu bisa bertelur dengan aman, habitatnya terjaga, dan minim gangguan manusia.

4 Pantai di Banyuwangi Yang Harus Kamu Kunjungi

Senin, 22 Juli 2019

Kebiasaan Memakai Baju Tanpa Dicuci dahulu Berbahaya

Warna Tembok Rumah Dapat Mempengaruhi Keharmonisan KeluargaKehadiran baju baru terkadang membuat orang tidak sabar untuk memakainya. Bahkan, ada orang yang langsung memakai baju baru yang tanpa dicuci terlebih dahulu.

Hal ini dilakukan karena memiliki pikiran bahwa baju yang baru dari toko masih bersih, sehingga tidak perlu dicuci. Padahal, hal ini tidak menjamin bahkan jika dijual di mall sekalipun. Bisa juga karena tuntutan waktu yang memaksa baju baru untuk langsung dikenakan.

Dikutip dari laman The Spruce, Rabu, 10 September 2019, ada tiga alasan sebaiknya Anda tak membiasakan mengenakan baju baru tanpa dicuci dulu, terutama pakaian dalam atau kaus dan celana pendek. Alasan pertama adalah risiko transfer pewarna ke kulit atau pakaian lain.

Kebanyakan bahan yang terbuat dari serat sintetis, seperti poliester dan akrilik, diwarnai dengan pewarna azo-anilin. Jenis pewarna ini dapat menyebabkan masalah pada kulit, terutama pada anak kecil yang memiliki alergi terhadap bahan tersebut.

Bila reaksi alergi terlalu kuat, ruam-ruam yang muncul akan serupa dengan efek dari bunga beracun. Kalaupun tak terlalu kuat, kulit yang tak tahan bisa menjadi kering, gatal, dan rasa terbakar.

Alasan kedua, baju baru berisiko mentransfer kutu, scabies, bakteri, hingga jamur dari satu orang ke orang lain, apalagi bila baju tersebut digantung di toko dan banyak dicoba oleh calon pembeli. Di sisi lain, kamar ganti juga bisa menjadi tempat yang nyaman bagi mikroorganisme untuk berkembang biak. Jadi, kenapa harus mengambil risiko?

Mengandung Bahan Kimia Berbahaya

Terakhir, dan paling penting, alasan baju baru harus dicuci terlebih dulu adalah untuk menghilangkan bahan kimia seperti urea dan formaldehid. Pabrikan biasanya menggunakan bahan itu untuk meningkatkan warna atau tekstur.

Sebenarnya, tak semua orang akan terganggu dengan bahan kimiawi tersebut. Tetapi bila Anda memiliki kulit sensitif, hal itu lain cerita. Ruam-ruam kemerahan bisa langsung muncul di area yang kontak dengan bahan itu, seperti di ketiak, kerah, lengan baju, dan karet celana.

Urea-formaldehid kerap digunakan untuk mencegah timbulnya jamur pada pakaian yang dikirim dalam kontainer dari tempat yang jauh dalam kondisi panas dan lembab. Bahan tersebut memiliki bau tajam yang akan bertahan hingga pakaian dicuci. 

Satu kali pencucian mungkin tidak akan menghilangkan semua formaldehid, tetapi akan menurunkan resin secara signifikan. Semakin dicuci, bahan kimia itu semakin hilang.

Kebiasaan Memakai Baju Tanpa Dicuci dahulu Berbahaya

Rabu, 03 Juli 2019

5 Hal Ini Yang Biasanya Dilihat Para Pria dari Wanita Saat Pertama Kenalan

Penampilan atau isi? Bila disediakan dua pilihan jawaban atas pertanyaan mana yang paling diperhatikan pria saat melihat wanita pertama kali, tentu saja jawabannya penampilan.

Tapi, penampilan yang manakah yang paling diperhatikan? Seorang coach percintaan Jose Aditya membeberkan lima hal yang paling menarik perhatian lelaki dari perempuan lewat chanel Youtube yang diunggah 28 Juni 2019. Apa sajakah itu? Liputan6.com merangkumnya untuk Anda, Selasa, 2 Juli 2019.

1. Mata

Hal utama yang paling utama diperhatikan pria ternyata adalah mata. Bukan semata bentuk mata yang cantik, tetapi mata yang memancarkan jiwa yang hidup. Meski sebagian pria menyukai tatapan mata yang sayup dan mengantuk, mayoritas lelaki justru menyukai tatapan yang penuh semangat dan berenergi.

Mata kerap kali disebut dengan 'Jendela Jiwa' karena apa yang Anda rasakan akan terpancar dari mata. Pembawaan sorot mata dapat memperlihatkan kepribadian seseorang apakah orang tersebut menyenangkan, menyebalkan, atau justru orang yang sering mengeluh.

Salah satu cara agar mata Anda terlihat berenergi dan penuh semangat adalah melatihnya. Anda dapat melatih sorotan mata dengan mengontrol emosi dalam diri. Selain itu, mata berenergi juga dapat dipengaruh dari pola tidur, makan, nutrisi, dan olahraga yang cukup. Jagalah mata Anda dan berikan tatapan terbaik saat bertemu dengan pria pertama kali.

2. Bahasa Tubuh

Hal kedua yang sering diperhatikan oleh para pria adalah bahasa tubuh yang ditunjukkan oleh wanita, mulai dari atas kepala hingga ujung kaki. Hal itu lumrah dan manusiawi karena setiap orang biasanya akan melakukan itu tanpa sadar.

Jagalah postur tubuh dengan baik. Tubuh yang membungkuk menandakan bahwa Anda orang yang lemas dan tidak tegas, walaupun ada beberapa pria yang menyukai wanita dengan sikap lemas atau kemayu. Tetapi jika wanita terlalu membungkukkan badan, itu menandakan bahwa dirinya tidak sehat. Jadilah seseorang yang lebih berenergi.

Bahasa tubuh juga dapat memperlihatkan kepribadian seseorang apakah orang tersebut memiliki sifat terbuka atau tertutup. Usahakan saat pertama kali bertemu dengan pria gunakan bahasa tubuh yang terbuka.

3. Senyuman

Senyum juga menjadi hal yang diperhatikan para pria saat bertemu dengan wanita. Wanita dengan senyum menarik, apalagi murah senyum, dianggap lebih ramah dan membuat pria lebih ingin mengenalmu.

Senyuman itu ibarat sinyal kebahagiaan dan optimisme. Jadi, pria lebih menyukai wanita dengan senyuman menariknya sehingga membuatnya lebih percaya diri. Bibir yang tidak sehat dan pecah-pecah juga akan membangun persepsi yang tidak baik. Kesehatan bibir juga sangat mempengaruhi apakah kamu mempunyai senyuman yang mempesona atau tidak.

Pastikan Anda mempunyai senyuman dengan tipe genuine smile atau senyuman yang berasal dari hati dan ikhlas. Jangan berikan fake smile atau senyum yang dibuat-buat pada pria, hal ini akan memberikan presepsi yang tidak baik saat pertama kali bertemu dengan pria.

4. Payudara atau Bokong

Sebenarnya, hal ini bukan merupakan faktor penting untuk memikat hati para pria saat pertama kali bertemu. Namun, biasanya pria kerap memperhatikan payudara wanita dan bokong. Hal ini wajar dan lumrah terjadi karena bawaan faktor biologis pria.

Pria memandang hal tersebut karena pikirannya masuk ke dalam naluriah dan mempertimbangkan bahwa wanita tersebut bisa menghasilkan keturunan atau tidak. Bukan pendapat sadar dari pria melainkan pendapat dari alam bawah sadarnya.

Bentuk atau ukuran dari payudara wanita tidak menjadi masalah yang serius karena pria memiliki selera yang berbeda-beda. Namun, sebaiknya jangan memperlihatkan lekukan tubuh pada pria karena sebaiknya lekukan tubuh wanita hanya dilihat oleh pria yang telah menjadi suaminya.

5. Gaya Pakaian

Ternyata gaya pakaian yang dikenakan juga menjadi hal yang diperhatikan oleh pria saat pertama kali bertemu. Pria biasanya menyukai wanita dengan pakaian yang rapi dan enak dilihat.

Ada beberapa lelaki yang suka wanita dengan gaya pakaian seperti lelaki atau tomboy. Ada juga yang suka dengan penampilan wanita yang feminin, atau berbagai gaya modern seperti Korean style. Hal ini tergantung selera masing-masing pria.

Gaya pakaian wanita juga dapat mencerminkan kepribadian seseorang. Pakaian bisa memperlihatkan persepsi tentang sifat yang dimiliki seorang wanita baik itu bersifat postif ataupun hal yang negatif. 

"Jika wanita ingin dilihat seperti wanita yang pintar maka kenakan kacamata sebagai aksesoris tambahan. Namun, jika wanita ingin dilihat sebagai orang yang tegas makai kenakan pakaian berwarna merah. Dan kenakan warna hitam jika ingin dilihat sebagai wanita yang tegas," kata Jose.

5 Hal Ini Yang Biasanya Dilihat Para Pria dari Wanita Saat Pertama Kenalan